Sabtu, 13 Desember 2025
Cerita Sex Terbaru Punya Pacar Jepang Yang Hyperseks
Minggu, 09 November 2025
Cerita Sex Terbaru Pengalamanku Berselingkuh Dengan Gadis Jepang Saat Dinas
Ceritafiksimalam - Yumi Hana merupakan salah seseorang manager pada bagian Treasury di suatu bank asing. Yumi Hana berusia 28 tahun, ia merupakan seseorang gadis jepang yang berasal dari wilayah Fukuoka. Yumi Hana sudah bersuami serta memiliki seseorang anak yang baru berusia 7 tahun. Badan Yumi Hana bisa dikatakan kurus dengan besar tubuh kurang lebih 163 centimeter, dengan berat tubuhnya kurang lebih 49 kilogram.
Buah dadanya berdimensi kecil namun padat, pinggangnya sangat ramping dengan bagian perut yang datar. Kulitnya kuning langsat dengan raut muka yang manis. Ia memperoleh tugas buat melaksanakan ekspedisi dinas ke semarang dengan team. Setibanya di Semarang, sehabis check in di hotel mereka langsung mengadakan kunjungan pada sebagian nasabah, yang dicoba hingga dengan sehabis makan malam. Sehabis berakhir berurusan dengan nasabah, mereka kembali ke hotel, dimana Don serta Nita melanjutkan kegiatan mereka dengan duduk- duduk di bar hotel sembari mengobrol serta minum- minum.
Yumi Hana pada awal mulanya diajak pula, tetapi sebab merasa sangat letih, serta di samping itu dia pula merasa tidak lezat mengusik mereka, hingga dia lebih dahulu kembali ke kamar hotel buat tidur.
Menjelang tengah malam, Yumi Hana seketika terbangun dari tidurnya, perihal ini diakibatkan sebab dia merasa tempat tidurnya bergerak- gerak serta terdengar suara- suara aneh. Dengan lambat- laun Yumi Hana membuka matanya buat mengintip apa yang terjalin. Hatinya terkesiap memandang Don serta Nita lagi bergumul. Keduanya terletak dalam kondisi polos sama sekali.
Nita yang bertubuh kecil itu, lagi terletak di atas Don semacam seperti seorang yang lagi menunggang kuda, dengan pantatnya yang naik turun dengan kilat. Dari mulutnya terdengar suara mendesis yang tertahan,“ Ssshhh…, sshhh…”, sebab bisa jadi khawatir membangunkan Yumi Hana. Kedua tangan Don lagi meremas- remas kedua buah dada Nita yang kecil namun padat berisi itu.
Yumi Hana sangat panik serta terletak dalam posisi yang serba salah. Jadi ia cuma dapat terus berlagak semacam lagi tidur. Yumi Hana mengharapkan mereka kilat berakhir serta Don lekas kembali ke kamarnya. Esok ia hendak menegur Nita supaya tidak melaksanakan perihal semacam itu lagi di kamar mereka. Sepatutnya mereka bisa melaksanakan perihal itu di kamar Don sehingga mereka bisa melaksanakannya dengan leluasa tanpa tersendat oleh siapa juga.
Dari bau whisky yang tercium, warnanya keduanya masih terletak dalam kondisi mabuk. Yumi Hana berupaya keras buat bisa tidur kembali, meski sesungguhnya dia merasa sangat tersendat dengan gerakan serta suara- suara yang ditimbulkan oleh mereka. Pada dikala Yumi Hana mulai terlelap, seketika dia merasakan suatu lagi merayap pada bagian pahanya. Yumi Hana sangat kaget serta badannya mengejang, sebab pada dikala ia perhatikan, nyatanya tangan kanan Don lagi berupaya buat mengusap- ngusap kedua pahanya yang masih tertutup selimut.
Baca Juga : Cerita Sex Terbaru Pengalaman Tak Terlupakan Di Bioskop Bersama Gadis Jepang
Yumi Hana berpura- pura masih terlelap serta berupaya mengintip apa yang sesungguhnya lagi terjalin. Warnanya game Don serta Nita telah berakhir serta Nita dalam kondisi keletihan dan hadapi kepuasan yang baru dinikmatinya, telah tergolek tidur.
Don yang masih terletak dalam kondisi polos dengan posisi tubuh separuh tidur disamping Yumi Hana, sembari bertumpu pada siku- siku tangan kiri, tangan kanannya lagi berupaya menyingkap selimut yang dipakai Yumi Hana. Yumi Hana jadi sangat panik, pada awal mulanya ia hendak bangun serta menegur Don buat menghentikan perbuatannya, hendak namun di pihak lain ia merasa tidak lezat sebab tentu hendak membuat Don malu, sebab dipikirnya Don melaksanakan perihal itu lebih diakibatkan sebab Don masih terletak dalam kondisi mabuk.
Kesimpulannya Yumi Hana memutuskan buat senantiasa berpura- pura tidur dengan harapan Don hendak menghentikan kegiatannya itu. Hendak namun harapannya itu nyatanya percuma belaka, apalagi secara lambat- laun Don bangkit serta duduk di samping Yumi Hana. Tangannya menyingkap selimut yang menutupi badan Yumi Hana dengan lambat- laun serta dari mulutnya menggumam lama- lama,“ Psssttt sayang, ayo kubantu menikmati suatu yang baru…, nih.., kubantu membebaskan celana dalammu…, tidak baik jika tidur gunakan celana dalam”, sembari tangannya yang sebelumnya mengelus- elus bagian atas paha Yumi Hana bergerak naik serta memegang tepi celana dalam Yumi Hana, setelah itu menariknya dengan lambat- laun ke dasar meluncur di antara kedua kaki Yumi Hana. Tubuh Yumi Hana jadi kaku serta ia tidak ketahui wajib berbuat gimana.
Yumi Hana seakan- akan berganti jadi arca, pikirannya jadi hitam serta matanya dirasakannya berkunang- kunang. Don memandang kedua gundukan bukit kecil dengan belahan kecil di tengahnya, yang ditutupi oleh rambut gelap kecoklatan halus yang tidak sangat rimbun di antara paha atas Yumi Hana. Jari- jari Don membuka satu persatu kancing daster Yumi Hana, sembari tangannya bergerak terus ke atas serta saat ini dia menyingkapkan segala selimut yang menutupi badan Yumi Hana, sehingga terlihatlah buah dada Yumi Hana yang membukit kecil dengan putingnya yang kecil bercorak coklat tua.
Moment Bercinta Dengan Gadis Jepang Yumi Hana
Saat ini Yumi Hana fantasi malam jepang tergolek dengan badannya yang tanpa busana, tungkai kakinya yang panjang serta pantat yang penuh berisi, dan buah dada yang kecil padat serta belahan di antara paha atas yang membukit kecil, betul- betul sangat memicu nafsu birahi Don. Don telah tidak mampu menahan nafsunya, penisnya yang baru saja terpuaskan oleh Nita, saat ini bangkit lagi, tegang serta siap tempur. Semenjak dikala itu Don berniat buat tidak hendak melepaskan Yumi Hana. Dia sangat berharga buat di perkenankan, Don hendak menikmati badan Yumi Hana berulang- ulang pada malam ini. Kemolekan badan Yumi Hana sangat sayang buat ditaruh oleh Yumi Hana sendiri pikir Don.
Don mendonrong badan Yumi Hana serta mulai meremas- remas buah dada Yumi Hana yang sudah terbuka itu,“ Dengerin sayang, you hendak aku ajarin menikmati suatu yang nikmat, asal you baik- baik nurutin apa yang hendak aku tunjukkan”. Pemahaman Yumi Hana mulai kembali secara lambat- laun serta dengan badan gemetar Yumi Hana lambat- laun membuka matanya serta mencermati Don yang lagi merangkak di atasnya. Yumi Hana berupaya mendoDong tubuh Don sembari mengatakan,“ Don, apa yang lagi kau jalani ini?”,“ Sadarlah Don, saya khan telah bersuami, jangan kau teruskan perbuatanmu ini!”.
Sebab menyangka Don terletak dalam kondisi mabuk, Yumi Hana berupaya membujuk serta menggugah pemahaman Don. Hendak namun Don yang sudah sangat terangsang memandang badan Yumi Hana yang molek halus lembut serta bugil di depan matanya mana ingin paham, terlebih penisnya sudah dalam kondisi sangat tegang.“ Edan! Cakep banget! Amati buah dadamu, padat banget.
Sesuai sama seleraku! You emang pinter melindungi badanmu, sayang!”, kata Don sembari memencet badannya ke badan Yumi Hana. Yumi Hana berupaya bangun berdiri, hendak namun tidak dapat serta ia tidak berani sangat berperan agresif, sebab khawatir Don hendak membalas berlaku agresif padanya.
Sebaliknya dalam letaknya itu saja dia telah tidak terdapat lagi mungkin buat lari. Sembari menjilat bibirnya Don tiduran di sisi Yumi Hana.“ Lin, lebih baik you menjajaki kemauanku dengan manis, jika tidak aku hendak maksa you serta aku perkosa you habis- habisan. Jika you nurutin, you hendak merasakan kenikmatan serta tidak hendak sakit”. Kemudian tangannya ditangkupkan di buah dada Yumi Hana, sembari meremas- remasnya dengan sangat bernafsu, sembari merasakan kehalusan serta kepadatan buah dada Yumi Hana.“ Bodi you oke banget!”, kata Don.“ Coba you berbalik Yumi Hana!”.
Lambat- laun dengan perasaan yang putus asa Yumi Hana berbalik membelakangi Don. Serta dirasakanya tangan Don saat ini terdapat di pantatnya meremas serta meraba- raba. Setelah itu Don menyibakkan rambut Yumi Hana, serta dihirupnya leher Yumi Hana dengan hidungnya sedangkan lidahnya menelusuri leher Yumi Hana.
Sembari melaksanakan perihal itu tangan Don berpindah mengarah kemaluan Yumi Hana. Pada bagian yang membukit itu, tangannya bermain- main, mengelus- elus serta menekan- nekan, sembari mengatakan,“ Kasihan you, Yumi Hana, tentu suami you tidak ketahui metode membahagiakan you?”,“ Tetapi tenang aja sayang, dengan aku, you tidak bakalan dapat kurang ingat seumur hidup, you bakalan merasakan gimana jadi wNita sejati!”.
Sembari memutar kembali badan Yumi Hana. Sehabis itu Don mengambil tangan Yumi Hana serta meletakkannya di kemaluannya yang sudah sangat tegang itu. Kala merasakan tangannya memegang barang hangat yang besar lagi keras itu, badan Yumi Hana tersentak, belum pernah Yumi Hana bisa berpikir dengan jelas, terasa tubuhnya sudah ditelentangkan oleh Don serta dengan kilat Don sudah berjongkok di antara kedua kakinya yang dengan paksa terkangkang akibat tekanan lutut Don.
Dengan sebelah tangannya menuntun penisnya yang besar, Don kemudian melekatkan ujung penisnya ke bibir Miss V Yumi Hana, Perselingkuhan Dikala Ekspedisi Dinas Yang Tidak Terlupakan 2“ Apa you ingin aku masukin itu?”,“ Aaahhh…, jangaaann…, jaaangaaann…, Roon…”, Yumi Hana dengan suara mengiba- iba masih berupaya berupaya membatasi hasrat Don. Yumi Hana berupaya mengeser pinggulnya ke samping, berupaya menjauhi penis Don supaya tidak bisa menerobos masuk ke dalam liang kewNitaannya. Sembari tersenyum Don mengatakan lagi,“ You tidak bisa kemana- mana lagi, lebih baik you diam- diam saja serta menikmati game aku ini..!”.
Don kemudian memajukan pinggulnya dengan kilat serta memencet ke dasar, sehingga penis besarnya yang sudah melekat pada bibir kemaluan Yumi Hana dengan kilat menerobos masuk ke dalam liang Miss V Yumi Hana dengan tanpa bisa dihalangi lagi. Testis Don mengayun- ayun menampar bagian dasar Miss V Yumi Hana, sedangkan Yumi Hana megap- megap sebab doDongan keras Don. Yumi Hana belum sempat merasakan dikala semacam ini, tiap bagian badannya serasa sangat sensitif terhadap rangsangan. Buah dadanya terangsang dikala ditindih oleh dada Don. Dirinya telah kurang ingat jika lagi diperkosa, dia tidak hirau pada badan besar Don yang lagi bergerak naik turun menindih badannya yang ramping.
Yumi Hana mulai merasakan sesuatu sensasi kenikmatan yang menggelitik di bagian dasar badannya, vaginanya yang sudah terisi oleh penis besar serta panjang kepunyaan Don, terasa menggelitik serta menyebar ke segala badannya, sehingga Yumi Hana cuma dapat menggeliat- geliat serta mendesis mirip orang kepedasan. Yumi Hana cuma berupaya menikmati segala rasa nikmat yang dialami badannya. Saat ini Yumi Hana berupaya buat berupaya aktif dengan turut menggerakkan pinggulnya menjajaki irama gerakan Don di atasnya. Don memandang Yumi Hana mengerang, merintih serta mengejang tiap kali dia bergerak.
Serta Yumi Hana telah mulai terbiasa menjajaki gerakannya. Don merasakan tangan Yumi Hana merangkul erat pada punggung bawahnya mengelus- elus ke dasar serta meremas- remas pantatnya dan menariknya ke depan supaya terus menjadi merapat pada badan Yumi Hana. Don terus menggosok- gosokkan penisnya pada klitoris Yumi Hana. Don saat ini mau membuat Yumi Hana orgasme terlebih dulu. Yumi Hana terus menjadi terangsang serta tidak terkontrol lagi tiap kali bagian badannya bergerak menjajaki tekanan serta sodokan Don, saat ini mukanya terbenam di dada bidang Don, mulutnya megap- megap semacam ikan terdampar di pasir, dengan lambat- laun mulutnya beralih pada dada Bossnya serta sembari terus menjilat kesimpulannya datang pada puting susu Don.
Saat ini Yumi Hana secara refleks mulai menyedot serta menghirup puting susu Don, sehingga tubuh Don mulai bergetar pula saking merasa nikmatnya. Penis Don terasa terus menjadi keras, sehingga Don terus menjadi ganas saja menggerakkan pantatnya memencet pinggul Yumi Hana dalam- dalam. Yumi Hana merasakan vaginanya berkontraksi, sembari berupaya menahan rasa geli yang tidak terlukiskan menggelitik segala bilik liang kemaluannya serta menjalar ke segala badannya. Perasaan itu kian lama kian kokoh menguasainya sehingga seakan- akan menutupi kesadarannya serta membawanya melayang- layang dalam kenikmatan yang tidak sempat dialaminya sepanjang ini serta tidak bisa dilukiskan maupun dijabarkan dengan perkata.
Kenikmatan yang dirasakan Yumi Hana tercermin pada gerakan badannya yang meDonta- Donta liar tanpa terkontrol bagaikan ikan yang menggelepar- gelepar terdampar di pasir. Desahan panjang penuh kenikmatan keluar dari mulutnya yang mungil,“ Ooohhhh…., aagghh…, adduhhh..!”. Kedua pahanya melingkari pantat Don serta dengan kokoh menjepit dan memencet ke dasar, diiringi badannya yang mengejang serta kedua tangannya mencengkeram alas tempat tidur dengan kokoh, betul- betul sesuatu orgasme yang dahsyat sudah menyerang Yumi Hana.
Don merasakan penisnya terjepit dengan kokoh oleh bilik kemaluan Yumi Hana yang berdenyut- denyut diiringi isapan kokoh seakan- akan hendak menelan batang penisnya. Terasa benar jepitan bilik Miss V Yumi Hana serta di ujung situ terasa terdapat“ tembok” yang mengelus kepala penisnya. Sehabis istirahat sejenak serta memandang Yumi Hana telah agak tenang, Don mulai memompa lagi. Pompaan Don kali ini lekas dibalas oleh Yumi Hana, pinggulnya bergerak- gerak“ aneh” tetapi efeknya luar biasa. Penis Don serasa dilumat dari pangkal hingga kepalanya.
Kemudian masih ditambah dengan alterasi, kala pinggul Yumi Hana menyudahi dari gerakan aneh itu, seketika Don merasakan penisnya terjepit dengan kokoh serta dinding- dinding kemaluan Yumi Hana berdenyut- denyut secara tertib, dekat 4- 5 kali denyut menjepit, baru setelah itu bergoyang aneh lagi. Wah, sesuatu sensasi menyerang perasaan Don, sesuatu ikatan kelamin yang belum sempat dinikmatinya dengan perempuan manapun pula sepanjang ini. Menyesal Don sebab tidak dari dulu- dulu menikmatinya. Gerakan aneh di dalam liang kemaluan Yumi Hana kian bermacam- macam. Terkadang Don malah memohon Yumi Hana menyudahi bergoyang buat hanya menarik napas panjang. Lumatan bilik kemaluan Yumi Hana pada penis Don buatnya geli- geli serta serasa hendak‘ meledak’.
Don tidak mau cepat- cepat hingga, sebab masih mau menikmati“ elusan” Miss V Yumi Hana. Namun gerakan- gerakan di dalam liang kewNitaan Yumi Hana terus menjadi merajalela serta terus menjadi liar. Sampai kesimpulannya Don wajib menyerah, tidak sanggup menahan lebih lama lagi perasaan nikmat yang melandanya, terus menjadi kilat Don bergerak mengimbangi goyangan pinggul Yumi Hana, terus menjadi terasa pula rangsangan yang hendak meletupkan lahar panas yang lagi mengarah klimaks, mendaki puncak, saat- saat yang sangat nikmat.
Serta kesimpulannya, pada tusukan yang terdalam, Don menyemprotkan maninya kuat- kuat di dalam liang kewanitaan Yumi Hana, sembari mengejang, melayang, bergetar. Pada detik- detik dikala Don melayang tadi, seketika kaki Yumi Hana yang pada awal mulanya mengangkang, diangkatnya serta menjepit pinggul Don kuat- kuat. Amat sangat kokoh. Kemudian badannya turut mengejang sebagian detik, mengendor serta terus mengejang lagi, lagi serta lagi…, Yumi Hana juga tidak mampu menahan doDongan orgasme yang melandanya lagi, punggungnya melengkung ke atas, matanya terbeliak- beliak, dan totalitas badannya bergetar dengan hebat tanpa terkontrol, bersamaan dengan meledaknya kenikmatan orgasme di vaginanya. Orgasme kedua dari Yumi Hana.“ Rooonn, aduuuh, Roon, aahhhhh…, aaduuhh…, nikmaaatt.., Roon….!”.
Don tersenyum puas memandang badan Yumi Hana terguncang- guncang sebab orgasme sepanjang 15 detik tanpa henti- hentinya. Setelah itu tangan Yumi Hana dengan eratnya memencet pantat Don ke arah selangkangannya sembari kakinya menggelepar- gelepar ke kiri kanan. Don juga terus menggerakkan penisnya buat menyikat klitoris Yumi Hana. Sehabis orgasmenya berakhir, badan Yumi Hana langsung terkulai lemas tidak berdaya, terkapar, dengan kedua tangan serta kakinya terbentang melebar ke kiri kanan.
Yumi Hana merasa bagian- bagian badannya seakan terlepas serta tubuhnya tidak bisa digerakkan sama sekali. Sehabis gelombang dahsyat kenikmatan yang melandanya surut, Yumi Hana kembali ke alam nyata serta menyadari kalau ia lagi terkapar di dasar tindihan tubuh perkasa lelaki bule berkulit putih yang bukan suaminya yang baru saja membagikan kepuasan yang tiada tara padanya. Sesuatu perasaan malu serta menyesal melandanya, gimana ia dapat begitu mudah ditaklukkan oleh lelaki tersebut. Tanpa terasa air mata penyesalannya bergulir keluar serta Yumi Hana mulai menangis tersedu- sedu.
Dengan badannya yang masih menghimpit tubuh Yumi Hana, Don berupaya membujuknya dengan membagikan bermacam alibi antara lain sebab dia sangat banyak minum sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya. Sembari membujuk serta mengelus- elus rambut Yumi Hana dengan lambat- laun penisnya mulai tegang lagi serta dengan halus penisnya yang memanglah sudah terletak pas di depan kemaluan Elis ditekan lambat- laun supaya masuk ke dalam kewanitaan Yumi Hana.
Pada dikala merasakan penis Don mulai menerobos masuk ke dalam kewantaannya, Yumi Hana bereaksi sedikit dengan berupaya membeDontak lemah tetapi kesimpulannya diam pasrah serta membiarkan penis besar tersebut masuk seluruhnya ke dalam liang kewantaannya. Dengan lambat- laun Don menggerakkan tubuhnya naik- turun, sehingga lama- kelamaan badan Yumi Hana mulai terangsang kembali serta bereaksi, serta pergumulan kedua insan tersebut terus menjadi lama terus menjadi seru mendaki puncak kepuasan serta kenikmatan, terlupa hendak seluruh penyesalan.
Pertarungan mereka terus bersinambung selama malam serta baru menyudahi menjelang fajar menyingsing keesokan harinya. Jam 10 pagi keduanya baru terbangun serta nampak Nita sudah berpakaian apik, lagi menikmati makan pagi paginya sembari mengerling ke arah mereka dengan senyum- senyum rahasia. Pada mulanya Yumi Hana merasa sangat malu terhadap Nita, tetapi memandang respon Nita yang semacam itu, seakan- akan mengajak bersekutu, kesimpulannya Yumi Hana jadi terbiasa.
Sabtu, 01 November 2025
Cerita Sex Terbaru Pengalaman Tak Terlupakan Di Bioskop Bersama Gadis Jepang
Cerita Fiksi Malam - Aqu berpacaran dgn seseorang wanita generasi Jepang, sebut saja namanya Meywan. Bapaknya seseorang Jepang yg sudah jadi WNI, sebaliknya ibunya orang Indonesia asli generasi Dayak. Jadi dapat dibaygkan anaknya berkulit putih lembut( jika orang bilang kopi masuk tenggorokannya hendak nampak).
Dini mula pertemuanku, pada suatu acara valentine yg kesimpulannya bersinambung hingga dekat 6 tahun. Memanglah pacaran ialah dini untuk kami berdua. Hingga aqu berupaya buat menekuni makna pacaran bersamanya. Bisa jadi malam itu ialah malam awal untuk kami berupaya sesuatu yg baru dalam berpacaran. Di suatu gedung bioskop aqu serta ia bercumbu silih berciuman“ hot” sekali sampai- sampai kami tidak ketahui apa filem yg kami tonton. Kucium bibirnya sembari tanganku bermain di payudaranya.
Kutekan ke dalam puting susunya, dia juga mendesah“ Aahh…” aqu tidak paham rasa apa ygsedang dialaminya. Tanganku terus aktif menelusuri kedua bukit kembarnya sembari terus mendengar desahan mesra yg keluar dari mulutnya. Pendamping di sebelahku nyatanya turut mencermati tetapi kubiarkan bisa jadi mereka mau merasakannya pula.
Baca Juga : Menikmati Suasana Penuh Kenikmatan Di Studioku Sendiri
Tanganku terus merayap membuka kancing celana jeans- nya serta menarik retsleting serta terus masuk ke dalam CD- nya hingga memperoleh bukit berbulu halus. Kuusap- usap bukit itu serta jariku mulai mencari liang kemaluan ygtelah mulai basah keenakan. Jariku mulai merambah lubang kemaluan itu serta terus bermain masuk- keluar, mulut mungilnya terus mendesah serta badannya sedikit mengejang. Kurasakan meningkat basah kemaluannya, nyatanya ia klimaks lagi. Kuambil tangan kanannya, kuantar ke kemaluanku, Meywan seolah paham serta membuka kancing serta menarik retsleting celanaqu.
Ditangkapnya gagang kemaluanku yg telah mulai mengencang dipermainkannya, aqu hanya berbisik,“ Kocok dong!” Dia juga paham, tangannya mulai bermain ke atas serta ke dasar membuatku keenakan. Bisa jadi dia memandang mataqu terpejam keenakan. Meywan terus mempermainkannya dgn tempo yg meningkat kilat, aqu hanya dapat mendesah“ Terus Meywan, lezat.” Terus menjadi kilat tempo yg dilaqukan, terus menjadi berdesir darahku. Tangan Meywan membuka lebih lebar retsletingku supaya lebih bebas tangannya bermain di kemaluanku.
Game diawali lagi lama- lama serta lama kelamaan terus menjadi kilat.
“ Jim mengapa? Lezat ya.” Aqu hanya tersenyum sembari mengangguk.
“ Aah.. ahhhsedikit lagi nich terus… ach.. ach… achhh…” keluar telah air maniku, aqu lekas menciumnya dgn penuh nafsu. Meywan mengatakan,
“ Ih kok elo berkemih sih… tangan gua basah nich.” Aqu lekas berbisik menarangkan apa yg terjalin, kulihat ia paham serta lekas berbisik lagi,
“ Terdapat tissue tidak?” Dia juga lekas mengambil tissue serta mulai mengelap kemaluanku yg sudah basah tadi. Aqu hanya berbisik,
“ Makasih ya, lezat loh, belajar dimana?”
Meywan tersenyum serta berbisik,” Loh kan elo yg ngajarin.”
“ Iya bener,” jawabku sembari tersenyum.
Habis Dari Bioskop Lanjut Ke Rumah
Cerita Sex Terbaru Jepang Filem juga berakhir, kami kembali ke rumahnya serta pucuk di cinta ulam datang, bapaknya belumlah hingga di rumah, kedua adiknya tidak kembali sebab wajib menginap di rumah saudaranya. Aqu juga tidak ingin merugi. Kumanfaatkan peluang,
“ Ingin yg lebih lezat tidak?” kutarik tangan Meywan serta mulai kukulum bibir mungilnya. Tanganku juga mulai aktif bermain di kedua bukit kembarnya. Kutekan ke dalam puting susunya dia juga mendesah
“ Ach…” entahmengapa terus menjadi aqu mendengar desahan Meywan terus menjadi ganas mulutku bermain.
Kujilati segala leher dari mulai tengkuk hingga ke lehernya, desahan Meywan juga terus menjadi merangsangku. Sesekali kukulum bibir mungil Meywan. Dia juga telah mulai paham dgn membalas kulumanku. Kujulurkan lidahku ke mulut Meywan serta memancing supaya lidahnya pula terjulur. Aqu juga mengarahkan secara tidak sengaja
“ French Kiss” yg bagi sedangkan orang ialah metode berciuman yg sangat nikmat.
Tanganku terus menjadi aktif kubuka pakaian Meywan hingga nampak kedua bukit kembar menantang ditutupi BH warna pink. Kutarik tangan Meywan ke arah kemaluanku. Kubuka BH penghalang itu serta lidahku mulai bermain, kujilati kedua puting susu kemerahan itu bergantian. Terus menjadi kujilati dgn mesra terus menjadi nikmat yg Meywan rasakan. Sesekali kupandang mata Meywan yg terpejam merasakan nikmatnya. Sesekali kusedot dan
“ Ach… Jim terusss… Jim, lezat bener… achh.. achhh Jim enakkk… terusss.” Perkata itu terus keluar dari mulut Meywan yg mungil. Lidahku terus menjadi lincah mendengar suara desahan itu. Kujilati terus segala bukit kembar itu serta terkadang leher jenjang Meywan hingga dia merasakan nikmatnya game ini serta kesimpulannya,
“ Aachhh…” badan mungil itu menggelinjang. Aqu lekas paham kalau Meywan sudah klimaks buat yg awal. Tangan Meywan telah terus menjadi paham, dibukanya kancingdan restletingku, dipegangnya gagang pusaka itu serta dimainkannya naik turun. Lama- lama tetapi tentu serta dgn tempo yg terus menjadi kilat.
“ Achhh…” kurasakan terus menjadi nikmat. Nyatanya memanglah tidak percuma pengalaman di bioskop tadi yg kuajarkan.
Darahku terus menjadi berdesir, rasa nikmat tiada duanya kudapat. Lekas kutundukkan kepala Meywan sembari kubisikkan,
“ Isep dong!” Meywan juga mengangguk serta mulut mungil itu sudah bermain dgn kemaluanku. Dijilatinya dari kepala hingga gagang serta sesekali dimasukkannya gagang itu ke mulutnya sembari kurasakan hisapan hangatnya. Tangan Meywan juga tidak menyudahi bergerak naik turun. Sesekali dihisapnya ujung kemaluanku, kulihat pipinya menggembung akibat mulutnya kemasukkan gagang wasiat aset nenek moyg.
“ Achhh…” keluar desahan dari mulutku. Terus menjadi nikmat kurasakan, aqu juga lekas menarik Meywan, kubuka celana jeans- nya serta kuarahkan lidahku kekemaluannya yg telah membasah. Kujilati terus lubang kemerahan itu serta hingga ke klitoris merah yg menantang. Kujilati terus dgn lama- lama tetapi tentu. Terus kupandangi wajah Meywan yg terpejam kenikmatan.
Tangan Meywan sesekali memegangi kepalaqu menahan nikmat yg kuberikan. Kupandangi lubang kenikmatan itu. Jari- jari nakalku mulai bermain. Kumasukkan jari telunjukku ke dalam kemaluan Meywan. Kupermainkan kemaluan itu dgn jariku, keluar- masuk. Terus kulaqukan sembari sesekali menaikkan tempo lebih kilat. Meywan juga menggelinjang,“ Achh… achh… achhh…” Keluarlah air kenikmatan membasahi kemaluan Meywan.
Setelah Meywan Merasa Dibuat Kenikmatan Kumasukan Gagang Kemaluanku
Fantasi Malam Jepang Kulihat Meywan terkulai kenikmatan, kutarik badannya serta kutempatkan di kursi single dgn posisi menantang menghadapku. Kuarahkan gagang kemaluanku ke lubang kemaluan Meywan sembari kuangkat kedua kaki indah itu di atas pundakku. Kuangkat sedikit pantat indah itu supaya terus menjadi gampang gagangku menuju.“ Echh.. echhh… blessss…” kesimpulannya sukses pula gagang wasiat itu masuk, terus kugerakkan keluar masuk.
Kulihat Meywan terbujur sembari matanya yg terpejam merasakan nikmatnya atmosfer.“ Terus… terus… Jim, lambat- laun supaya nikmat.” Aqu terus tanpa hirau memacu kemaluanku hingga akhirnya…“ Achhh….” keluarlah air sperma dari kemaluanku serta Meywan juga menggelinjang menahan air nikmat yg keluar dari kemaluannya. Kami terkulai lemas, kulihat Meywan tersenyum sembari berbisik,
“ Ingin lagi dong!” Aqu juga terus menjadi tertantang, kutarik kepala Meywan serta sedikit kutundukkan, Meywan juga paham. Lekas mulut mungil itu bermain di kemaluanku menjilati hingga bersih air maniku. Sehabis bersih, kembali mulut mungil itu bermaindgn tongkat wasiatku. Gagang kemaluanku masuk ke dalam mulutnya serta tangan kanannya bermain naik turun. Gagang kemaluanku juga yg sudah kuncup kembali mengencang, darahku kembali berdesir. Nikmat yg kurasakan terasa lebih nikmat. Aqu tidak kuasa berkata- kata hanya desahan serta nikmat yg luar biasa yg dapat kurasakan.
Sehabis tidak tahan merasakan nikmat yg luar biasa, aqu juga berputar menarik Meywan buat membangkitkan lagi rangsangan untuknya. Kujilati Kedua buah dada menantang serta terus lidahku bermain hingga menuju ke lubang kemaluan Meywan. Kujilati habis bagai anjing yg kehausan, terus kujilati sembari sesekali melirik Meywan yg terus menjadi teransang kenikmatan. Kubukalebar kedua paha Meywan sehingga nampak lubang menganga yg menunggu kehadiran gagang wasiatku. Kujilati klitoris kemerahan dgn lama- lama tetapi tentu,
“ Achhh…” Meywan kembali menggapai klimaks. Memandang Meywan terkulai lemas kuangkat badannya sehingga menghadap membelakangiku. Kuangkat sedikit pantat Meywan sehingga membuat posisi menungging ataupun jika orang barat bilang“ doggy gaya”. Kuarahkan gagang kemaluanku, namun terasa susah sekali buat masuk. Terus aqu berupaya hingga kesimpulannya kubuka sedikit kedua paha Meywan. Kuhujam gagang kemaluanku serta kesimpulannya dgn sedikit usaha masuk kembali gagang itu ke kemaluan Meywan.
Tanganku berpegang pada kedua pinggul Meywan serta lama- lama tetapi tentu kupacu gagang kemaluanku keluar serta masuk lubang kemaluan Meywan. Agak seret memanglah posisi ini dibandingkan posisi lebih dahulu, sehingga agak susah bagiku buat menaikkan tempo, tetapi aqu terus berupaya menaikkan tempo. Terus menjadi kilat serta terus menjadi kilat,“ Jim pelan- pelan, sakit,” seketika perkata itu keluar dari mulut Meywan.
Sebentar kupandang wajah Meywan yg meringis kesakitan,
“ Tetapi lezat kan?” Kulihat Meywan mengangguk, hingga terus menjadi tidak pedulilah aqu terus memacu gerakan keluar masukku. Terus kupacu hingga dekat 15 menit kurasakan cairan hangat mulai membasahi kemaluanku.
Meywan mulai terkulai lemas, tanpapeduli terus kupacu gagang kemaluanku buat terus menggapai klimaks. Memanglah terasa lebih lama game yg saat ini dibandingkan game tadi, terus kupacu hingga kesimpulannya kurasakan suatu hendak melesak keluar dari kemaluanku. Kucabut keluar gagang kemaluanku serta kubalikkan badan Meywan yg telah terkulai lemas. Kukocok sendiri gagang kemaluanku dgn tempo besar hingga akhirnya
“ Achhh… ssshhh…” keluar air maniku serta kuarahkan ke buah dada Meywan. Aqu juga terkulai lemas serta kubisikkan Meywan supaya mengusap air maniku ke segala permukaan payudaranya.
“ Supaya lebih kenceng,” kataqu. Meywan hanya diam serta melaqukan apa yg kuinginkan. Sehabis berakhir,
“ Masih ingin yg lebih lezat lagi?” tanyaqu.
“ Iya dong,” jawab Meywan sembari terkulai lemas. Aqu hanya mengangguk sembari menegaskan kalau bapaknya sebentar lagi kembali.
Kami lekas berangkat ke kamar mandi buat mensterilkan diri. Betul saja tidak lama setelah itu terdengar suara klakson mobil, aqu lekas keluar membukakan pintu garasi.
“ Selamat malam Om,” sapaqu. Bapak Meywan cuma tersenyum serta masuk ke rumah. Sehabis bercanda sebentar aqu juga pamit kembali. Kubisikkan,
“ Nanti gua ajarin lagi yg lebih lezat.” Meywan hanya tersenyum serta mengangguk ciri sepakat. Aqu juga lekas kembali dgn hati bahagia.











